Tag Archive: selat sunda


Danny-Hilman-Fakta yang paling jelas adalah dari catatan sejarah gempabumi dari suatu wilayah tertentu [ Natawidjaja, et al., 1995]. Prinsipnya, apabila pernah terjadi kejadian gempa besar yang merusak disuatu lokasi atau wilayah baik satu kali atau sudah beberapa kali, maka dapat dipastikan bahwa wilayah tersebut rawan terhadap gempabumi yang paling tidak berkekuatan sama dengan yang pernah terjadi.

Artinya, wilayah tersebut harus siap menghadapi kejadian gempabumi serupa atau lebih besar di masa datang karena setiap kejadian gempabumi pasti berhubungan dengan adanya patahan aktif pada atau disekitar wilayah tersebut, dan proses gempabum dengan skala magnitudo tertentu mempunyai siklus, atau akan selalu berulang dengan kisaran perioda ulang tertentu.

Kelemahan dari cara identifikasi ini adalah karena umumnya catatan sejarah itu terbatas hanya sampai 100 – 300 tahun lalu, padahal perioda ulang gempa bisa lebih dari 300 tahun, bahkan ribuan tahun. Dengan kata lain apabila tidak ada catatan sejarah tentang kejadian gempabesar di suatu wilayah tidak berarti bahwa wilayah tersebut tidak berpotensi gempabumi. Baca lebih lanjut

Iklan

Plato tidak bohong atlantis ada di IndonesiaKisah Atlantis dalam Naskah Plato Critias dan Timiaeus sering dianggap sebagai cerita fiksi khayalan Plato padahal dalam Critias dikatakan tegas bahwa sumbernya adalah tulisan sangat kuno dari kuil tua di Mesir. Plato tidak hanya menuturkan Atlantis tapi lebih mencengangkan lagi juga menguraikan tentang bencana katastrofi global dan pemusnahan peradaban manusia pada zaman es.

Perkiraan lokasi dan kondisi geografis, iklim, serta flora-fauna dari daratan Atlantis dideskripsikan dengan cukup detil,demikian juga hubungan Atlantis dengan peradaban Athena-Yunani dan Mesir sangat gamblang. Kehancuran Atlantis disebutkan karena gempa dan banjir besar yang waktunya disebutkan pasti: 11.600 tahun lalu. Baca lebih lanjut

Plato tidak bohongKisah Atlantis dalam Naskah Plato Critias dan Timiaeus sering dianggap sebagai cerita fiksi khayalan Plato padahal dalam Critias dikatakan tegas bahwa sumbernya adalah tulisan sangat kuno dari kuil tua di Mesir. Plato tidak hanya menuturkan Atlantis tapi lebih mencengangkan lagi juga menguraikan tentang bencana katastrofi global dan pemusnahan peradaban manusia pada zaman es.

Perkiraan lokasi dan kondisi geografis, iklim, serta flora-fauna dari daratan Atlantis dideskripsikan dengan cukup detil,demikian juga hubungan Atlantis dengan peradaban Athena-Yunani dan Mesir sangat gamblang. Kehancuran Atlantis disebutkan karena gempa dan banjir besar yang waktunya disebutkan pasti: 11.600 tahun lalu. Waktu yang dalam sejarah geologi Kuarter dikenal sebagai akhir masa Younger Dryas (YD) atau Akhir Pleistosen dan Awal Zaman Holosen. Baca lebih lanjut

AA7Apa yang bagi saya sangat menarik dari Buku Danny Hilman Natawidjaja tentang Plato Tidak bohong bahwa Atlantis ada di Indonesia, yaitu tentang misteri Selat Sunda. Selat Sunda adalah sebuah zone gempa yang dalam kategori Seismic gap, serta yang diketahui sampai saat ini secara detail adalah tahun 1883 Krakatau pernah meletus hebat dan akibatkan juga tsunami yang memakan korban jiwa besar. Baca lebih lanjut

KMP Bahuga Tenggelam, 215 Penumpang Telah Dievakuasi.

Gempa 5,3 SR Di Selat Sunda, Getaran Terasa Hingga Jakarta.

Geo Marine

"Gempa Sumatera, Desember 2004 Yang Mematikan"

"Gempa Sumatera, Desember 2004 Yang Mematikan"


Berdasarkan data yang terkumpul sejak Tahun 1900, tercatat Gempa lebih dari 70 gempa besar di atas 8 sr – 9,9 Kalau diambil rata2 maka pertahun kurang lebih terjadi sekali gemba besar di dunia ini.

Berikut daftarnya dimana Indonesia terjadi 9 kali http://earthquake.usgs.gov/earthquakes/eqarchives/year/mag8/magnitude8_1900_date.php

Sementara yang berkisar di atas 9 sr terjadi 5 kali, dimana 2004 di Aceh salah satunya http://twitpic.com/98q1n9

Sementara Gempa 8.6 sr dan 8,2 sr di simeulue kemarin membuktikan banyak tempat di luar zone subduksi di sumatera yang bisa mengejutkan karena tak teridentifikasi dalam record selama ini. Baca lebih lanjut


Tim katastropik purba terus melakukan riset dan pengumpulan data2 tentang kebencanaan masa untuk melengkapi katalog kegempaan yang ada. Seperti kita diketahui bersama bahwa salah satu upaya mengumpulkan data kebencanaan juga berbarengan dengan temuan-temuan bangunan, artefak penting sebagai saksi kunci kebencanaan yg terjadi maupun kemajuan peradaban yang ada. Baca lebih lanjut