Category: Laporan BMKG kepada SKP – BSB


PERTEMUAN 20 AHLI MENJAWAB PROBLEM GEOLOGI YANG ADA DI JAKARTA (DARI TANAH TURUN SAMPAI GEMPA)
oleh Andi Arief Dua pada 25 Desember 2012 pukul 19:21 ·

(Teluk) Jakarta adalah Tinggian Tektonik yg Membuat Tanah “Turun” Terus menerus)

Andi Arif

Untuk menjawab berbagai pertanyaan yang muncul di masyarakat tentang kondisi subsurface (bawah permukaan tanah kota Jakarta), kondisi gerakan tanah di jakarta, kegempaan di Jakarta, Penurunan tanah di jakarta serta segenap potensi potensinya, maka SPada Tanggal 20 Desember 2012 yg lalu, bertempat di hotel Milineum jakarta dilakukan Focused Group Discussion Peluang dan Tantangan Ruang Bawah Tanah DKI Jakarta> Acara itu diikuti oleh 20an pakar geologi, geofisika, geoteknik, geodesi, geodinamik, konstruksi, air tanah, dan kegempaan.

Hadir di acara tsb: Prof Jan Sopaheluwakan (LIPI), Prof Hasanuddin Z. Abidin (ITB), Prof. Herman Moechtar (Badan Geologi), Dr. Asrurifak mewakili Prof Masyhur Irsyam (ITB), Dr. Agus Handoyo (ITB), Dr. Andang Bachtiar (Exploration Think Tank Indonesia), Dr. Agus Guntoro (Trisakti), Dr. Danny Hilman (LIPI), Irm Ali Djambak MT (Trisakti), Ir. Wahyu Budi (Badan Geologi), Dr. Imam Sadisun (ITB), Dr. Widjojo Prakoso (UI), Dr. Firdaus Ali (UI), Prof Robert Delinom (LIPI), Ir. Rovicky D.P MSi (IAGI), wakil2 dr Kimpraswil, BMKG dan BIG-Bakosurtanal. Baca lebih lanjut

Laporan BMKG kepada Staf Khusus Presiden Bidang Bantuan Sosial dan Bencana

1. HASIL PANTAUAN SEBAGAI DASAR PERTIMBANGAN :

Suhu muka laut di wilayah Indonesia sebelah selatan khatulistiwa umumnya berkisar antara 28.0 – 31.0 C dengan suhu muka laut terpanas mencapai kisaran 30.0 – 31.0 C terjadi di Samudera Hindia sebelah barat Aceh dan sebelah barat daya Lampung, Samudera Hindia sebelah selatan Jawa Timur, Laut Timor, Laut Arafuru, Teluk Carpentaria dan Samudera Hindia sebelah barat Australia bagian utara, wilayah tersebut berpotensi terjadinya daerah tekanan rendah atau bibit badai tropis

Angin di atas wilayah Indonesia sebelah utara khatulistiwa umumnya bertiup dari arah Barat Laut – Timur Laut, sedangkan disebelah selatan khatulistiwa umumnya dari arah Barat Daya – Barat Laut. Kecepatan angin berkisar antara 05 – 54 km/jam dengan kecepatan angin tertinggi terjadi di Laut China Selatan, perairan sekitar Sabang, Laut Jawa, Laut Flores, Laut Banda, Laut Arafuru, Samudera Indonesia sebelah selatan Jawa hingga Nusa Tenggara, Laut Timor dan Teluk Carpentaria kecepatan angin berkisar antara 36 – 54 km/jam

Hujan dengan intensitas sedang – lebat berpotensi di Sumatera Selatan, Lampung, Bangka Belitung, Pantai Selatan Kalimantan Barat dan Tengah, Pantai Timur Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan bagian selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah bagian timur, Sulawesi Selatan bagian selatan, Sulawesi Tenggara bagian selatan, Maluku Tengah, Maluku Tenggara, Papua Barat bagian barat, Pantai Selatan Papua, Pantai Utara Jawa dan Jawa bagian timur, Bali dan Nusa Tenggara. Baca lebih lanjut

Laporan BMKG kepada Staf Khusus Presiden Bidang Bantuan Sosial dan Bencana

Sebagian laporan ini bisa di unduh di http://www.bmkg.go.id

Catatan : Untuk masyarakat agar jangan mudah percaya dengan BBM hoax yang menyesatkan. Informasi lengkap bisa diakses di http://www.bmkg.go.id dan akun twitter @infobmkg.

1. 1 Baca lebih lanjut