AAPresiden SBY tahun 2012 mengunjungi Kesennuma, sebuah kota kecil yang hancur disapu gempa dan Tsunami 2011. Didampingi Menlu Jepang dan walikota Kesennuma, Presiden SBY dikerubuti pers Jepang baik surat kabar dan TV. Wartawan Televisi jepang secara tak terduga bertanya pada SBY, “Pak Presiden, Anda punya banyak pengalaman menangani gempa bumi dan tsunami di Indonesia.

Kita lihat penanganan bencana di Jepang ini tidak baik. Tidak memuaskan. Apa komentar Anda? ” Presiden SBY tidak menyangka mendapat pertanyaan itu, lalu menjawab, “Pengalaman Saya menangani bencana, apalagi bencana yang besar juga tidak mudah. Tidak semudah yang dibayangkan oleh banyak orang.

Tetapi, Saya yakin pemerintah Jepang dan Rakyat Jepang akan melakukan tanggap darurat dan rekonstruksi pasca bencana ini dengan baik.” Terhadap jawaban itu, nampaknya pers Jepang tidak puas, lalu kembali bertanya, “Saya tahu bahwa Indonesia mampu dan berhasil melakukan rehabilitasi dan pembangunan kembali Aceh setelah mengalami Tsunami.

Apa yang akan Anda Nasehatkan kepada Pemerintah Jepang?” Betul2 SBY kaget dan dalam hati mengatakan mungkin ini sudah menjadi doktrin media. SBY menjawab, “Dunia mengetahui bahwa Jepang memiliki sistem, pengalaman dan kemampuan yang tinggi termasuk kemampuan ekonomi dan teknologi untuk menangani bencana. Justru Indonesia banyak belajar dari Jepang. Tidak tepat kalau Saya mengajari pemerintah Anda dalam melakukan rekonstruksi pascabencana ini. Saya yakin daerah ini akan bisa dibangun kembali, dan pulih seperti sedia kala.” (dikutip dari SEMUA ADA PILIHAN, hal 184)