Plato tidak bohongKisah Atlantis dalam Naskah Plato Critias dan Timiaeus sering dianggap sebagai cerita fiksi khayalan Plato padahal dalam Critias dikatakan tegas bahwa sumbernya adalah tulisan sangat kuno dari kuil tua di Mesir. Plato tidak hanya menuturkan Atlantis tapi lebih mencengangkan lagi juga menguraikan tentang bencana katastrofi global dan pemusnahan peradaban manusia pada zaman es.

Perkiraan lokasi dan kondisi geografis, iklim, serta flora-fauna dari daratan Atlantis dideskripsikan dengan cukup detil,demikian juga hubungan Atlantis dengan peradaban Athena-Yunani dan Mesir sangat gamblang. Kehancuran Atlantis disebutkan karena gempa dan banjir besar yang waktunya disebutkan pasti: 11.600 tahun lalu. Waktu yang dalam sejarah geologi Kuarter dikenal sebagai akhir masa Younger Dryas (YD) atau Akhir Pleistosen dan Awal Zaman Holosen.

Pada masa YD ini diduga kuat terjadi bencana katastrofi global yang memusnahkan kehidupan di muka bumi; Dan menariknya sejarah peradaban yang kita kenal berawal pada masa setelah YD. Buku ini membahas naskah Plato secara kritis dan tajam dari sudut logika dan ilmiah. Semua diskusi dan interpretasi merunut ke bagian naskah Plato sehingga pembaca dapat ikut menganalisanya sendiri.

Sesuai dengan latar belakang penulis, isi Naskah Plato dianalisis dari sudut pandang seorang ahli geologi dan kebencanaan. Kemudian penulis menguraikan lebih lanjut tentang konsep siklus bencana alam dari pengetahuan geologi modern dan kaitannya dengan manusia. Uraian disertai studi kasus dari bencana-bencana alam besar yang terjadi di wilayah Indonesia, termasuk proses penenggelaman daratan purba Sundaland yang terjadi pada akhir zaman es. Pada bagian terakhir dibahas singkat tentang hasil penelitian arkeo-geologi di Situs Megalitik Gunung Padang dan ada tidaknya kaitan dengan Atlantis.

sumber: http://www.amazon.com/PLATO-TIDAK-BOHONG-ATLANTIS-INDONESIA-ebook/dp/B00I45HGGY/ref=sr_1_2?s=digital-text&ie=UTF8&qid=1391043181&sr=1-2