AA7Jepang, menjadi contoh yang tak dapat dipungkiri betapa tertatanya sistem kebencanaan terutama mitigasi. Dua hal yang baru saja disaksikan seluruh dunia, meminimalisir korban (walau tetap puluhan ribu) dan menyelamatkan pembangkit listrik tenaga nuklirnya.

Jika kita berandai-andai kemajuan nenek moyang kita setara atau bahkan lebih dari Jepang sekarang (harusnya sih lebih maju) dalam mitigasi bencana, harusnya kita percaya bahwa nenek moyang kita pun selain berupaya meminimalisir korban pasti menyelamatkan objek vital untuk keberlangsungan peradaban bangkit dengan cepat.

Banyaknya temuan candi dalam keadaan terkubur lalu dinyatakan sebagai rumah ibadah (walau belum tentu rumah ibadah) secara tidak langsung menggiring pikiran kita secara tidak sadar bahwa tak mungkin ada objek vital yang diselamatkan, rumah ibadah saja banyak ditemukan tertimbun. Logikanya harus dibalik, objek vital diselamatkan justru pada waktunya mempermudah bangun kembali rumah ibadah.