AA7Apa yang bagi saya sangat menarik dari Buku Danny Hilman Natawidjaja tentang Plato Tidak bohong bahwa Atlantis ada di Indonesia, yaitu tentang misteri Selat Sunda. Selat Sunda adalah sebuah zone gempa yang dalam kategori Seismic gap, serta yang diketahui sampai saat ini secara detail adalah tahun 1883 Krakatau pernah meletus hebat dan akibatkan juga tsunami yang memakan korban jiwa besar.

Dalam serat Raja Parwa disebut juga ada letusan yang sangat hebat memisahkan sumatera dan jawa tahun 416 M atau ada juga yang menyatakan terjadinya pada 535 M berkait erat dengan data perturbasi iklim global tahun 535 M. Ken Wohletz bahkan berhipotesa di tahun 535 itu kaldera krakatau purba mencapai 48 km.

Butuh pembuktian, karena kalkau 48 km kalderanya tentu keadaannya jauh lebih dahsyat dari catatan serat raja parwa atau 535 M sendiri. Karena itu masih hipotesa tentunya menarik untuk dikaji, jangan-jangan itu terjadi di jaman yang lebih purba lagi.

Prof santos bahkan menyatakan letusan krakatau purba yang menghancurkan atlantis. Selain lemahnya bukti, dalam Dialog Timiaeus dan critias tidak ada kalimat yang mengindikasikan bencana katastrofi yang menimpa atlantis berkaitan dengan gunung api (Plato tidak Bohong, hal 121). Dalam dialog itu menyebutkan bahwa tenggelamnya atlantis diawali satu malam diguyur hujan yang sangat lebat kemudian datanglah gempa dan banjir atau tsunami diikuti gejala penurunan tanah.

Meski hipotesa akibat letusan gunung api tidak bisa diabaikan, namun menurut penulis buku ini bahwa di Sundaland, gempa Megathrust dan tsunami serta penurunan tanah (tectonic subsidence) hanya bisa dihasilkan di zone subduksi. Beberapa gempa di abad modern terutama sejak tahun 2004 menjadi bukti itu.

Inilah yang dikhawatirkan, sebab zone selat sunda statusnya seismic gap (sudah lama tak keluarkan gempa besar) dalam periode yang sangat panjang alias dicurigai sudah mengumpulkan energi yang sangat besar (hal 21). Beberapa studi sedang dilakukan di selat sunda. juga pemasangan GPS. Tim peta gempa sudah ingatkan potensi megathrust tersebut.

Sebuah disertasi potensi tsunami selat sunda megathrust juga sudah muncul Bahkan saat peluncuran buku Plato Tidak Bohong tersebut ditampilkan hasil riset DR. Gegar yang membuat animasi berdasarkan temuan paleotsunami di ujung kulon dan sekitar yang bukan berasal dari vulkanik. lebih dari 4 jam tsunami yang diperkirakan. Penelitian masih berlanjut: Bahaya tektonik ataupun vulkanik selat sunda bisa jadi mimpi buruk, bukan hanya Atlantis yang tenggelam, tapi bagi yang tak mau ambil pelajaran dari tenggelamnya Atlantis dan sejumlah catatan gempa dan letusan krakatau bisa alami hal serupa. Inilah dilema; sebuah cabang ilmu yang menyampaikan kabar tidak menyenangkan. MENYANGKUT POTENSI Kematian.