Archive for Juli, 2013


KEMAJUAN PESATMASYARAKAT SEBELUM DAUD

Andi Arif1Keadaan dan kondisi masyarakat sebelum kelahiran Daud a.s. merupakan masyarakat yg sudahmaju dalam segala bidang. Pertanian dan Industri Rumahan merupakan sektor utama penopang kehidupan masyarakatnya saat itu. Sektor perdagangan juga kian maju pesat. Tumbuhnya usaha-usahakecil hingga menjadi perusahaan-perusahaan raksasa yang menguasai hampir seluruh perdagangan antarwilayah saat itu bisa di bilang menjadikan suatu negeri kala itu kuat dalam bidang ekonomi, atau dengan kata lain negeri yang makmur karena ditopang oleh ekonomi yang kuat dari berbagai sektor ekonomi.

Dalam beberapa dekade kemunculan Daud ke dunia, banyak negeri kala itu sedang di landa kemerosotanekonomi yang kian parah. Banyak perusahaan-perusahan kecil yang gulung tikar. Demikian pula denganperusahaan-perusahaan raksasa yg dibangun atas kongsi dan kerjasama dari tiap-tiap individu didalamnyajuga mengalami nasib yang sama. Kemerosotan moral pun melanda hampir di setiap negeri. Krisiskepercayaan juga hampir ada disetiap wilayah-wilayah yang lebih banyak kaum urbannya. Kekompakanantar kelompok-kelompok usaha mulai kelihatan lemah. Baca lebih lanjut

sindo_qanda_1370846019_smallSetelah disadari adanya keterbatasan sumber-sumber sejarah dan ilmu pengetahuan, Ilmuwan eropa dihadapkan pada posisi tak ada pilihan untuk melirik kitab suci sebagai referensi perantara temukan putusnya rantai sejarah Melengkapi sumber resmi, inerpretasi. relief dan translasi kitab kuno lainnya.

Agama di negara kita dan kawasan-kawasan sekitar menempatkan kitab suci berada di tempat yang “bersih dan keramat” dari debat dan dipisahkan dengan ilmu pengetahuan modern bahkan kitab suci bisa jadi sumber konflik antar dan inter keyakinan sehingga fungsinya terbatas pada identitas ketimbang petunjuk sejarah dan ilmu pengetahuan. Al Qur’an hampir setiap rumah memilkinya, setiap murid SD sudah wajib dikenalkan, tetapi imbalan pahala dan dosa serta berbagai ancaman dalam berrbagai surat dan ayat lebih banyak dikenalkan atau dindonesiakan sebagai doktrin. Baca lebih lanjut

Benarkah Fase Darat Mulai Menggeliat? Apakah akan mempengaruhi segmen yang berdekatan?

sindo_qanda_1370846019_smallBerikut Pendapat Irwan Meilano (IM) GREAT ITB, Andang Bachtiar (ADB) Tim Katastrofi Purba, Wahyu Triyoso (WT) Tim Katastrofi Purba dan Rovicky Dwi Putrohari (RDP) Ketua Umum Ikatan Ahli geologi.

1. Dari thn 1980 sampai 2004 ada 12 gempa dengan mag diatas 5 di sesar sumatera segmen aceh (satu gempa per 2thn). Sesudah gempa 2004 sampai hari ini ada 35 gempa dangkal dgn mag diatas 5 di sesar sumatra-aceh. Stress akibat gempa 2004 meningkatkan aktivitas kegempaan di sesar sumatra segmen aceh. (IM)

2. Pra 2004 : 12 gempa dlm 24th : 1 gempa tiap 2 th; paska 2004 : 35 gempa dlm 8th : 4,5 gempa tiap 2th, berarti peningkatan aktifitas 4x lebih aktif ketimbang dulu. Apakah itu berarti (perlu diwaspadai) kondisi stress-strain di onshore Aceh jadi lebih besar 4x? Implikasinya pada kerentanan pada gerakan tanah, percepatan batuan dasar, revisi kode bangunan, dan mungkin juga safety pada pemboran2 dalam. (u/eksplorasi migas dan mineral) (ADB) Baca lebih lanjut

945712_629259493753419_410047181_n“Itulah kunci dari buku dari percakapan Plato. Jadi, kalau sampai ditemukan bukti ini, resmilah ada Atlantis (di sini)”.

KONTROVERSI keberadaan piramida di Gunung Padang terus menjadi perdebatan. Tim Terpadu Riset Mandiri Gunung Padang yang diinisiasi oleh Staf Khusus Presiden Bidang Bantuan Sosial dan Bencana, Andi Arief, terus bermanuver meski banyak ahli yang meragukannya. Gebrakan terbaru, adanya rencana ekskavasi Gunung Padang untuk membuktikan dalil keberadaan piramida di Gunung Padang, Cianjur, Jawa Barat.

Tapi, rencana ekskavasi tidak berjalan mulus. Pada 26 April 2013, 34 arkeolog yang tergabung dalam Forum Pelestari Gunung Padang mengeluarkan petisi menolak ekskavasi saat itu. Mereka menyatakan bahwa ekskavasi Gunung Padang yang melibatkan banyak relawan tidak mengikuti kaidah-kaidah keilmuan, wawasan pelestarian, dan ketentuan administrasi. Baca lebih lanjut