Soekarno 1Saat dibuang di Ende, Soekarno tidak lagi mampu bertatap muka dengan ribuan orang untuk membkar semanat seperti saat dia di Jawa. Sebagai seorang seniman, Soekarno memilih jalan membuat kumpulan-kumpulan kecil kebudayaan. salah satu yang dibentuknya adalah kelompok tonel, semacam teater kecil rakyat, namanya tonel kelimoetoe club.

Salah satu pementasan yang terbaik saat menampilkan kisah Mr. Sjaitan yang mengadopsi dari cerita dokter Frakenstein. cerita singkatnya ada mayat yang harus dihidupkan kembali oleh suatu tim kedokteran yang bekerja dilaboratorium yang dihubungkan dengan sepasang kabel dengan tinggi tiangnya 40 meter.

Mayat itu akan dihidupkan dengan tenaga elektrik. Singkat kata hiduplah manusia Robot itu yang kemudian dinamaksn ROBOR. ROBOR memeiliki energi elektrik yang tak mampu dilawan kekuatannya. ROBOR merusak apa saja yang ditemuintya, rumah, pohon bahkan manusia. Para dokter kewalahan dan akhirnya ROBOR ditangkap dan disuntik hingga melemah kekuatannya.

Saat akan dikubur hidup-hidup ROBOR sudah tak ada di tempat, ia keluar dari lubang di belakang rumah. Oleh Soekarno, ROBOR itu diibaratkan Indonesia yang akan muncul jika kabel ysng tersambung setinggi 40 meter itu mampu menangkap strom dari alam. Gejala alam yang mampu menghidupkan ROBOR adalah Apabila datang hujan deras, angin ribut , topan serta guntur dan kilat sambung menyambung, bahkan halilintarpun ingin membelah bumi .

ROBOR atau Indonesia itu menurut Soekarno akan bangun dan hidup serta tidak akan bisa dipegang apalagi dihancurkan. Oleh Daniel Dhakidae ditafsirkan momentum hidupnya ROBOR adalah saat kemerdekaan. Dihubungkan kehancuran Hiroshima dan nagasaki dan sebagainya.

Namun hingga kini Indonesia memang hidup, namun kekuatan elektriknya tidak sedahsyat maksud soekarno. Mungkin ada ROBOR sejati yang diimpikan itu. Namun gelegar alam, petir, gunur, yang membelah alam sebagai metafor momentum belum kunjung datang. Butuh kesabaran menanti kehadiran ROBOR. Meski para dokternya sering diganggu dedemit.

sumber : FB Andi Arief