Laporan BMKG kepada Staf Khusus Presiden Bidang Bantuan Sosial dan Bencana

Sebagian laporan ini bisa di unduh di http://www.bmkg.go.id

Catatan : Untuk masyarakat agar jangan mudah percaya dengan BBM hoax yang menyesatkan. Informasi lengkap bisa diakses di http://www.bmkg.go.id dan akun twitter @infobmkg.

1. 1

2. Analisis Umum Kondisi Atmosfer Awal Januari 2013

* Bulan Januari dan Februari merupakan puncak hujan di sebagian wilayah Indonesia.

* Liputan awan terjadi secara meluas dan menyebabkan curah hujan dengan intensitas rendah s/d lebat dengan durasi waku yang lama.

* Pada saat akan terjadi hujan akan disertai dengan hembusan angin yang cukup kuat dan kadang-kadang disertai kejadian angin putting beliung.

* Potensi cuaca ekstrim terjadi dikarenakan terjadinya gangguan atmosfer berupa terjadinya pusaran (siklon) di utara dan di selatan Indonesia serta terbentukya daerah pertemuan massa udara di atas daratan Indonesia khususnya di Indonesia bagian selatan ekuator.

* Masih terdapat peluang terjadinya siklon di selatan Indonesia pada bulan Januari 2013.

* Potensi gangguan atmosfer ini diprediksi masih berlangsung sampai dengan Februari 2013.

3. ADANYA Siklon tropis “NARELLE” SERTA BEBERAPA (7) POLA TEKANAN RENDAH DI BBU (3) DAN BBS (4) memberikan dampak terhadap kondisi cuaca di wilayah indonesia berupa :

* Hujan intensitas sedang – lebat berpotensi di Bali, NTB, NTT, Sumatera bagian Selatan, Kalimantan Barat bagian selatan.

* Hujan intensitas ringan – sedang berpotensi di Jawa, Sumatera bagian Utara dan Tengah, Kalimantan selatan dan Sulawesi bagian selatan.

* Angin kencang dengan kec. > 40 km/jam berpotensi di Sumatera bag Selatan, Babel, Jawa, Bali hingga Nusa Tenggara, Kalimantan bag Selatan, Sulawesi bag Selatan dan Sulawesi Tenggara bag Selatan.

* Gelombang dengan ketinggian 3 – 4 meter berpeluang terjadi di Perairan Enggano hingga barat Lampung, Perairan selatan Banten hingga Jawa Barat, Perairan selatan dan utara Jawa Tengah , Perairan timur Kep. Riau, Perairan utara Pangkal Pinang, Perairan Pontianak, Selat Karimata bagian selatan, Teluk Bone bagian selatan, Laut Flores bagian timur.

* Gelombang dengan ketinggian > 4 meter berpeluang terjadi di Laut Cina Selatan, Selat Sunda bagian selatan, Perairan selatan Jawa Timur hingga NTB, Perairan selatan P. Sumba, Laut Sawu, Per Perairan Kupang – P. Rote, Perairan Kep. Anambas dan Kep. Natuna, Laut Natuna, Selat Karimata bag utara, Perairan Singkawang, Laut Jawa bag tengah dan timur, Perairan selatan Kalimantan, Perairan utara Jawa Timur hingga utara Sumbawa, Selat Makassar bagian selatan, Laut Sumbawa, Perairan Kep. Selayar, Laut Flores bagian tengah dan barat, Perairan selatan Sul-sel, Samudera Hindia selatan Jawa Tengah hingga NTT

4. 4

5. 5

6. PRAKIRAAN CURAH HUJAN JANUARI 2013

* Curah hujan sebesar 101-300 mm (menengah) diprakirakan terjadi di wilayah : NAD, sebagian besar Sumatera Utara, Riau, Jambi, Sumatera Selatan bagian timur, Lampung, sebagian besar Banten, DKI, Jawa Timur bagian timur, Bali, NTB, Sulawesi Tengah, Kendari, Manado, Maluku, Pulau bagian barat, Papua bagian utara dan Merauke.

* Curah hujan sebesar 301 – 400 mm (tinggi) diprakiraakan terjadi di wilayah : Sibolga, Nias, Sumatera Barat bagian utara, sebagian besar Bengkulu, Sumatera selatan bagian barat, sebagian besar Jawa barat, DIY, Jawa tengah bagian timur, Jawa timur bagian barat, sebagian besar Kalimantan bagian tengah dan barat, Papua bagian selatan.

* Curah hujan sangat tinggi sebesar 400 – 500 mm dan >500 mm diprakirakan terjadi di wilayah : kota Padang, Jawa tengah bagian barat disekitar Tegal, Cilacap, Tasikmalaya, Ruteng, Makassar, Panakukang dan Timika.

7. 7


8.
PRAKIRAAN CURAH HUJAN FEBRUARI 2013

* Curah hujan sebesar 101-300 mm (menengah) diprakirakan terjadi di wilayah : NAD, sebagian besar Sumatera Utara, Riau, Jambi, Sumatera Selatan bagian timur, Lampung, sebagian besar Banten, DKI, sebagian besar Jawa Timur, Bali, NTB, Kalimantan Barat, Sulawesi Tengah, Kendari, Maluku, Pulau bagian barat, Papua bagian utara dan kota Jayapura.

* Curah hujan sebesar 301 – 400 mm (tinggi) diprakiraakan terjadi di wilayah : Sibolga, Nias, Sumatera Barat bagian utara, sebagian besar Bengkulu, Sumatera selatan bagian barat, Jawa barat, DIY, Jawa tengah, kota Surabaya, Kalimantan Tengah, Sulawesi Selatan, sebagian besar Sulawesi Utara, Papua bagian selatan disekitar Merauke.

* Curah hujan sangat tinggi sebesar 400 – 500 mm dan >500 mm diprakirakan terjadi di sekitar Putusibau Kalimantan Barat, Makassar, Ruteng, dan Timika.


9.
9

10. Potensi Banjir Januari 2013

* Potensi banjir rendah terjadi di wilayah provinsi NAD, Sumatera Utara, Jambi, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Gorontalo, Sumatera Utara, Maluku, Maluku Utara dan Irian Jaya Barat.

* Potensi banjir menengah terjadi di wilayah provinsi NAD, Sumatera Utara, Jambi, Sumatera Barat, Bengkulu, Sumatera Selatan, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Seluruh wilayah Kalimantan, Nusa Tenggara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Irian Jaya Tengah dan Irian Jaya Timur.

* Potensi banjir tinggi terjadi di wilayah provinsi Jawa Tengah dan Sulawesi Selatan.

11. 11


12.
Potensi Banjir Februari 2013

* Potensi banjir rendah terjadi di wilayah provinsi NAD, Sumatera Utara, Jambi, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Gorontalo, Sumatera Utara, Maluku, Maluku Utara dan Irian Jaya Barat.

* Potensi banjir menengah terjadi di wilayah provinsi provinsi NAD, Sumatera Utara, Jambi, Sumatera Barat, Bengkulu, Sumatera Selatan, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Seluruh wilayah Kalimantan, Nusa Tenggara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Irian Jaya Tengah dan Irian Jaya Timur.

* Potensi banjir tinggi terjadi di wilayah provinsi Kalimantan Barat.

13. 13

Dr. Widada Sulistya, DEA ( Deputi Klimatologi BMKG )
—————————————————————————————
Deputy Director General for Climatology
Indonesian Agency for Meteorology Climatology and Geophysics
Jl. Angkasa I No.2 Jakarta 10720 – INDONESIA
Fax. +62 (0) 21 6540214