Inilah dua siswa kelas dua SMA Negeri 10 Malang, Jawa Timur, yang menemukan formula energi dari urin, yang berfungsi sebagai bensin untuk kendaraan bermotor.

Tentu saja urine manusia yang diubah menjadi energi tersebut tidak berdiri sendiri, tapi dipadu dengan sistem penggerak mobil lainnya, yang dikenal sebagai photoelectro sistem.

Adapun sistem kerja alat ini bermula dari sinar matahari yang ditangkap oleh panel surya, secara konstan diubah menjadi energi listrik dan disimpan dalam baterei. 25 persen energi baterei digunakan sebagai sumber tenaga dalam proses elektrolisa urine manusia, yang berfungsi memisahkan hidrogen dan nitrogen.

Gas hidrogen disimpan fuel sell untuk menghasilkan energi listrik dan dialirkan kembali ke dalam baterai.

Proses tersebut bekerja secara simultan, sehingga tenaga listrik bisa difungsikan pada siang maupun malam hari. Dan jenis urine yang bisa berfungsi optimal adalah urine orang yang sehat, karena tidak tercampur bahan kimia.

Karya ilmiah menggunakan urin manusia ini sukses meraih medali emas dalam ajang Internasional Young Inverter Olimpiade di Georgia, yang digelar pada akhir bulan April lalu. Nando dan Nurul mampu menyisihkan 101 peserta dari 40 negera.

Tehnologi yang disodorkan kedua siswa SMA 10 ini diklaim ramah lingkungan dan bebas polusi udara, karena menggunakan bahan baku yakni sinar matahari dan urine manusia, sementara temuan tersebut sudah diterapkan dalam mobil jenis sedan. Untuk satu liter urin, bisa menempuh jarak 17 kilometer.

sumber : http://www.indosiar.com/ragam/siswa-sman-10-ubah-urin-jadi-bbm_95225.html