Para ilmuwan asal Amerika Serikat (AS) mengatakan, kapal komersil yang berlayar di seluruh dunia bisa memberi peringatan lebih baik mengenai potensi tsunami mematikan. Bagaimana?

Para peneliti di University of Hawaii dan National Oceanic and Atmospheric Administration’s Pacific Tsunami Warning Center mengaku mampu mendeteksi tsunami yang dihasilkan gempa 8,8 Skala Richter (SR) yang terjadi di Maule, Chile pada Februari 2010.

Saat itu, kapal Kilo Moana yang dipasang sistem GPS geodetik berhasil merekam data tsunami yang ada. Temuan ini datang bersama sebuah kejutan yang tsunami ini ternyata memiliki amplitude kecil di perairan dalam meski ukurannya menyeramkan saat mencapai pesisir.

Para ilmuwan mengaku, GPS bisa menjadi senjata ampuh lain dalam mendeteksi tsunami.

“Jika kapal bisa dipasang GPS berakurasi tinggi, deteksi kami pada jaringan tsunami akan meningkat dan tentunya akan menghemat dana dan menyelamatkan nyawa,” kata peneliti UH James Foster, seperti dikutip UPI.

sumber : http://teknologi.inilah.com/read/detail/1859656/ahli-ungkap-alat-peringatan-tsunami-dini