MATERI ACARA SEMINAR-PRESS CONFERENCE (07 Februari 2012)

JUDUL SEMINAR: “SARESEHAN MENGUAK TABIR PERADABAN DAN BENCANA KATASTROPIK PURBA DI NUSANTARA UNTUK MEMPERKUAT KARAKTER DAN KETAHANAN NASIONAL”

1.Sambutan dari Staf Khusus Presiden Bidang Bantuan Sosial & Bencana Alam, Andi Arief.

2.Perkenalan Tim Katastropik Purba (KP) siapa saja para ahli yg terlibat

Ulasan Singkat Kenapa Terbentuk Tim KP

Uraian singkat Konsep Kerja studi peradaban dan bencana besar di masa lalu. Dengan tujuan utamanya adalah untuk mendapatkan “stratigrafi peradaban dan bencana Nusantara’. Penelitian peradaban dan bencana bisa dilakukan di satu lokasi bisa juga berdiri sendiri yang secara kronologisnya nantinya akan dikaitkan . Tim kecil KP sendiri yang sampai sekarang notabene masih swa-sembada lebih mengkonsentrasikan untuk “research frontier archeo-geology” dalam melacak jejak peradaban, sedangkan untuk studi yang lebih khusus kebencanaan dilakukan bersama tim lebih besar lagi di Program GREAT LIPI-ITB yang sudah disupport oleh AIFDR dan DIKTI.

Uraian Konsep & Wilayah Kerja, Membagi Menjadi 3 Perioda Yaitu:

1.Jaman Sejarah: contoh studi di Batujaya, Trowulan,
2.Jaman “megalitikum’ (Late Prehistoric) atau dari 10.000 BP s/d Abad 1 Masehi : wil kerja adalah lokasi-lokasi megalitikum baik yang sudah menjadi situs seperti Gunung Padang ataupun yang belum di cagarbudayakan seperti yang berserakan di Pagar Alam,
3.Jaman early Prehistoric (sebelum 10.000 BP) yang diyakini dunia belum ada peradaban karena belum ada ditemukan jejaknya di seluruh dunia. Ini perioda yang paling sulit ditembus tentunya. Contoh studi kasus adalah Sadahurip.

1.Preliminary study di Trowulan (dan Batujaya) untuk memberikan shock teraphy pertama bahwa kasus studi sisa peradaban Jaman Sejarah yang terdekatpun seperti Majapahit Trowulan yang oleh kebanyakan arkeologi sudah dianggap selesai, tapi ternyata masih banyak menympan misteri besar, termasuk yang berkaitan dengan bencana Lumpur di Porong di Sidoarjo.

2.Bencana Tsunami abad 14 di Banda Aceh yang memenggal peradaban Samudra Pasai Di Aceh diganti oleh peradaban yang sama sekali baru yaitu masa Sultan Iskandar Muda

3.Seminar Gunung Padang:
– Pembicara 1 tentang “state of art-nya pengetahuan arkeologi dari Gunung Padang. (20’)
– Pembicara 2 arsitektur imajiner dari G.Padang yang serupa Piramida Maya sudah studi banding ke Peru). (20’)
– Pembicara 3. ahli Fisika Modeling dari Bandung Fe: bicara masalah musik purba dan astronomi Gunung Padang (20’)
– Pembicara 4: Tim Katastropik Purba akan menguraikan morfologi (dari Ifsar dan foto) dari Gunung Padang dan hasil-hasil survey Geolistrik, Georadar dan Geomagnet. menguraikan aspek geologi dan hasil-hasil pemboran.

4.Seminar SADAHURIP ( Optional-untuk didiskusikan):
– Pembicara 1: geolog (20’)
– Pembicara 2: geolog (20’)
– Pembicara 3: Tim Katastropik Purba
akan menguraikan analisa morfo-geologi sadahurip & hasil akhir dari Survey Geolistrik.

5.PRESS CONFERENCE